Rabu, 22 Februari 2012

DIKLAT PENYIARAN Prodi Ilmu Komunikasi UIB “Bright Future In Your Hand”


Unit Kegiatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIB bekerjasama dengan Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi serta Praktisi Penyiaran yang Berkompeten menyelenggarakan kegiatan Diklat Penyiaran Radio untuk diikuti oleh peserta dari daerah Blitar dan dikhususkan wajib diikuti untuk Prodi Ilmu Komunikasi. Diklat penyiaran ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih dalam tentang penyiaran. 
Diselenggarakan pada tanggal 11 Juni 2011 di Villa Strawberry, Batu, Malang. Acara diawali dengan sambutan Merry Fridha Tri Palupi selaku coordinator acara, yang kemudian disambung oleh sambutan ketua panitia peyelenggara, Yefi Dyan Nofa Harumike. Dalam sambutannya, Merry biasa ia disapa, menjelaskan bahwa diharapkan para peserta dapat mengetahui dunia penyiaran dan membuka pemikiran mahasiswa di fakultas lain bahwa kegiatan penyiaran tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Broadcasting atau Jurnalistik, tetapi untuk fakultas lain juga dapat meraih kesempatan di dunia penyiaran. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan diklat ini salah satunya bertujuan untuk mengembangkan  radio komunitas milik UIB. Radio komunitas tersebut yang akan dikelola mahasiswa-mahasiswi Uib. Beliau menyampaikan, bahwa adanya radio komunitas ini diupayakan semaksimal mungkin sebagai media penyalur bakat/fasilitas pendukung untuk prodi ilmu komunikasi. Kemudian dilanjutkan Yefi Dyan Nofa Harumike. Dalam sambutannya dia mengucapkan ucapan terima kasih kepada para peserta, pencari sponsorship dan media partner yang telah menjadi bagian dari terlaksananya kegiatan Diklat Penyiaran di Batu, Malang. 
Menurutnya Radio menjadi media yang tidak mampu dikalahkan oleh media manapun, karena radio terus berkembang dan penyampaian informasi atau pesannya pun sampai langsung kepada pendengar atau masyarakat. Media akan bertahan jika media tersebut mampu mempertahankan mutu dan kualitas dalam penyampaian pesan. Yefi yang kini menjabat sebagai ketua coordinator radio komunitas milik Uib Blitar, berpesan agar masyarakat Uib khususnya bisa mengkonsumsi siaran yang ada di radio yang dikelolanya yakni, “Spirit Radio”.
Penyampaian materi pertama oleh Vinda Mayasari (mantan penyiar berita radio Mayangkara FM, serta presenter televise local jawa timur “J-TV”). Materi yang akan disampaikan mengenai pengenalan radio, creative assistant, radio script, program, how to get an idea, how to make program’s script, live report dan wawancara. Dalam materinya, beliau menjelaskan bagaimana agar produser bisa merangkai kata-kata menjadi kalimat yang bisa menarik konsumen, dan mencari berbagai informasi baik yang internal maupun eksternal. Ia juga yang menjelaskan bahwa sebelum siaran harus mengetahui materi yang harus disampaikan pada saat siaran berlangsung. Langkah pertama adalah menentukan topik yang menarik terlebih dahulu. Kemudian tips untuk mengurangi rasa minder atau menumbuhkan rasa percaya diri saat siaran adalah: anggap seolah-olah kita sedang dilihat oleh jutaan manusia, yang mendengarkan kita berbicara atau sedang berbicara dengan teman-teman kita atau anggaplah kita sedang konser dipanggung yang besar.


Penyampaian materi kedua oleh dosen Uib yakni Gigih, Andiwi Meifilina, Anam Miftakhul Huda, Indria yang dilanjutkan oleh pemateri yang didatangkan dari praktisi radio langsung, Wawing, dari Radio Makobu. Wawing sebagai operator di Makobu FM. Menurut Wawing, operator dibagi menjadi dua yaitu operator siaran dan operator produksi. Job desk operator siaran adalah memenuhi kualitas pada saat on air, operasional siaran, kebersihan alat siaran, dan log book. Sedangkan job desk operator produksi adalah produksi siaran. Sukses untuk UKM Radio! (Farida)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar